Wokeee, niki kulo. Cerita berlanjut ke Kalimantan Barat. Tapi karena ada beribu (halaaahhh) request : )) maka sebaiknya dilanjutkan saja dengan cerita setiap daerahnya aja yee.Karena ada beberapa permintaan juga maka akan saya tampilkan juga foto-foto narsisnye.
1.BANGKA BELITUNG
Akhir-akhir ini mungkin pulau belitung mulai banyak dikenal orang, ya inilah mungkin dari tenarnya film laskar pelangi. Sebuah film yang menceritakan kisah nyata sekelompok anak di pinggiran pulau belitung. Perjalanan backpacker yang saya lakukan dari perencanaann proyek sendiri adalah ke kota Pangkal Pinang, Ibukota provinsi Bangka Belitung. Pangkal pinang sendiri berada di pulau bangka. Karena antar pulau nih dengan sangat terpaksa saya harus naek pesawat, ya terpaksanya sendiri karena sejujurnya saya takut naek pesawat(hahaha). Dan ini pengalaman pertama juga. Perjalanan dari bandara soekarno hatta ke bandara Depati Amir sekitar 50 menit. Its my first flight!!!!. Di pulau bangka saya mengunjungi beberapa kota, setelah mendarat di pangkal pinang saya langsung melanjutkan ke kota toboali.(4 jam) menggunakan kendaraan roda empat. Kota toboali merupakan wilayah pemekaran yang sebelumnya hanyalah berupa kecamatan. Ini ada beberapa foto perjalanan ke toboalinya dan juga di pelabuhan toboalinya
Toboali kota yang kecil,(seukuran kecamatan asalku) yang saat ini mulai membangun beberapa infrastruktur. Seperti diketahui pulau bangka terkenal akan tambang timah, dua perusahaan yang besar dalam pertambangan timah adalah PT TIMAH (persero) dan KOBATIN. Di jalan jalan di pulau tersebut didominasi oleh akitifitas pertambangan timah, tapi sayangnya manfaat pertambangan tersebut belum terlihat bagi masyarakat sekitar. Keadaan perekonomian penduduk sekiar terlihat masih blum begitu baik.
Setelah dari toboali perjalanan dilakukan kembali ke kota Pangkal Pinang, karena hari sudah sore jadi diputuskan untuk menginap dulu sebelum melanjutkan perjalanan. Kebetulan teman seangkatan kuliah saya adalah orang pangkal pinang, sambil menyelam minum susu jadi saya putuskan untuk nginap di rumah teman saya itu (lumayan penghematan sekaligus silaturahmi : ), makasih ya Ay ). Mayoritas penduduk di pangkal pinang merupakan keturunan Melayu dan juga tionghoa. Yang saya kagumi dari daerah ini adalah menyampurnya kebudayaan setempat dengan kebudayaan tionghoa. Kegiatan sehari-harinya berjalan dengan harmonisasi kedua kebudayaan. Ketika lebaran datang keturunan tionghoa ikut merayakannya, begitu pula waktu tahun baru imlek..nice…Perkembangan kota ini boleh dibilang pesat, mungkin setelah Bangka Belitung berubah menjadi provinsi dan kota ini berubah menjadi ibukota provinsi
Setelah dari pangkal pinang perjalanan dilanjutkan ke kota sungai liat. Kota kecil disebelah utara pangkal pinang. Nothing special sih tapi katanya ni kota tempat kelahiran mantanku Sandra Dewi (hahaha). Perjalanan dari pangkal pinang menggunakan mobil Elf sekitar 1 jam. Waduh yang sebenarnya menarik ya karena dalam mobil itu minta ampun penuhnya, huh 1 jam yang melelahkan.
Keesokan harinya perjalanan dilakukan ke Pulau Belitung, pulau diseberang pulau bangka. Untuk sampai kesana menggunakan kapal cepat, onkos naeknya klo yang VIP 200 ribu, yang ekonomi 100 ribu. klo saya naek yang VIP boo. ; ) .Kapal mendarat di pelabuhan Tanjung Pandan, nama ini sekaligus nama kotanya. Tanjung Pandan merupakan ibukota dari kabupaten Belitung. Karena saya harus survey ke Tanjung rhu saya harus menginap di kota ini semalam. Dan dari kota ini saya baru menyadari kenapa koq banyak yang dagang martabak ya??? setelah lemotnya ilang “ya iyalah martabak kan dari bangka kebanyakan”hahaha aku baru nyadar. Keesokan harinya perjalanan dilanjutkan ke daerah tanjung rhu, perjalanan menggunakan ojek sekitar 1,5 jam. Di tempat ini merupakan pelabuhan tempat bersandarnya kapal yang akan pergi membawa penumpang atau barang menuju ke pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Ini foto2nya lagi
Setelah 2 hari berada di Pulau Belitung, balik lagi ke Pulau Bangka karena masih ada satu kota lagi yang harus disurvey. Pada waktu sampe di pangkal pinang lagi saya memutuskan untuk menginap di rumah teman saya itu (gmg2 adik temen saya cakep juga,hehehe). Keesokannya saya melanjutkan perjalanan ke kota Muntok, ujung barat dari pulau bangka. Menggunakan travel ditempuh selama 3 jam.
Muntok merupakan salah satu kota di pulau bangka, tepatnya di sebelah barat pulau. Dikota ini terdapat satu pelabuhan yang menjadi pintu keluar masuk masyarakat dari atau ke Pulau Sumatera. Dari sekilas melihat di pinggir pinggir jalan terdapat lumayan banyak bangunan bekas Belanda. Hal ini menandakan dulu banyak sekali para penjajah tinggal di kota ini. Mungkin juga karena dulu Pulau Bangka sebagai penghasil timah. Saya mendapatkan beberapa foto bagus di kota ini.
Untuk perjalanan selanjutnya akan bercerita tentang kota kota di sumatera…berangkat dolo ke bumi sriwijaya…keep travelling..
Duh Arema ku gak lolos copa
(











Wow wow wow….. ketemu sama laskar pelangi kah disana?!
waduh gak ketemu bung Adam,
tapi ketemu banyak yang mirip Aling…hehe
marcopolo… pemberanai dan tangguh..
jiwa petualang..
thanks a lot ya mas.. dah upload foto2 toboali… itu kota tempat saya dibesarkan.. duuh… jadi kangen…. kalo bisa tambah lagi donk foto2nya…
senang rasanya bisa ngobrol ma orang toboali asli..hehehe
kemarin pas ke toboali cuma foto2 dipelabuhannya aja…jadi cuma sedikit..
ni aku kirimin fotonya klo mau..no charge
Thanks y, jadi ingat Kampung halaman, itu Pelabuhan yang mananya Bom di kota toboali dekat Rumah saya.
Jika ada anak2 Habang yang kuliah di UI kapan kita Siroturahmi..dan tukar Informasi coz saya da kerja di jakarta ni..
Sekali lagi thanks y…
nice blog about bangka belitung om hamsah , mnantap reportase travellingnya
@pendy : tengkyu banget atas undangannya,insyaAllah klo bisa saya hadir..sambil bercerita kunjungan saya ke kampung halaman mas pendy..wah berarti saya ngliat rumahnya mas klo gitu???hehehe
@wensa : tengkyu juga buat mas wensa, kayaknya mo jalan2 ke babel ya? klo sudah boleh juga di share pengalaman jalan2nya..hehe
mau ketemu keluarga mas di sana , iya nanti aku bikin blog juga tentang wisata kuliner di sana hehehe
Mas Hamsah , aku masukin link blog anda di blogku ya ^_^
sam Hamsah,
wah.. ayas ate takok
aq iso njaluk detil biaya perjalanan nang muntok, ada temen yang mesti dikunjungi.. hehe..
maturunuwun..
Woiiii woi..
Kampung awak ada disana…hehe
Btw rumah urangnya mana Zah?:P
wah…lht foto2 di toboali jd kangen neh ma rmh. tp syg’x gw dah pndah & dapet krj di jawa. kl lht tu foto jd inget dulu kl sore2 pst main kesana. sesekali pernah jg c mlm minggu nge date disana ma mantan. he….he…mas tambahin lg dounk foto2nya. kl bs keadaan pasar toboali skrng kyk ap ya…dulu ortu puny toko disna. kebetulan rmn gw g jauh dari pasar.
akhirnya saya udah pernah ke toboali juga ^_^
Mas Wensa..wah wah gimana perjalanan ke sana?ada foto2nya gak??bagi2 cerita mas…
begitu banyak kenangan masa kecil di pantai toboali itu, rasanya kepengen lagi ke sana. kapan ya ……
@TOBOALI..
itu hanya sebagian saja, masih banyak misteri keindahan di kota Toboali apalagi pantai-pantainya,,,,