Saat ini mungkin kita semua sudah sering melihat iklan ditelevisi yang mengiklankan layanan sms dengan tarif premium. REG SPASI….. begitu semua pengiklan bolak-balik melafalkannya. Kalau boleh dibilang dulu juga ada iklan sejenis yang layanannya juga mirip dengan Reg Spasi. Iklan 0809…….iklan ini dulunya sangat sering juga muncul di TV, beragam fasilitas atau layanan yang disediakan. Mulai layanan buat anak kecil sampe dewasa ada semua. Nah ini dia masalahnya, klo kita mo nelpon pake nomor itu tarif yang ditanggung gak maen maen. Duh lupa berapa tarifnya, tapi yang jelas permenitnya mahal pisan lah. Namanya telpon rumah jadi yang pakai bisa siapa aja, ini pula yang membuat anak kecil mau coba2 juga telpon ke 0809…layanan dengerin cerita anak atau yang lain. Tanggal 5 awal bulan dah mulai nyampek. Orang rumah yang datang ke kantor telkom buat bayar telepon pasti kaget, tagihan telpon membengkak gak karuan, orang bawa duit yang biasanya cuma buat bayar segituan akhirnya mungkin balik lagi buat ngambil duit lagi( kurang maksudnya). Ini semua mungkin keluh kesah dari sebagian pengguna telpon rumah yang dipakai buat layanan telppon dengan tarif premium tersebut. Dan yang menjadi masalah lagi layanan yang diberikannya pun sudah semain “macem2 aja” mulai yang ngeres ampe yang mesum pun ada (hehehe apa bedanya ngeres ma mesum ya?). Dan yang patut disayangkan adalah kurangnya kontrol pemerintah terhadap layanan yang seperti itu.
Setelah beberapa tahun dunia perHandphoneAn mulai merambah Indonesia, sistem yang diberikan pun berbeda pula yaitu melalui sms. Layanan by sms mungkin sekarang lebih kita kenal dengan layanan reg spasi…Pasti semua orang akan tahu layanan yang diberikan seperti iklan di tipi tipi. Saya lupa dulu awal dari layanan seperti in awalnya seperti apa, tapi yang jelas saya merasa sebagai seorang konsumen mulai terasa “risih” dengan layanan sms seperti itu. Risih dalam arti sedikit sekali hal yang positif yang ditawarkan dari iklan itu. Pasti semua tahulah yang ditawarin apa aja, mulai dari musik, game, ramalan, obrolan, tatoo, ataupun forum chat. Dan yang lebih parah lagi para provider pun ikut2an menyediakan layanan sms seperti itu. Mungkin tidak semua layanan yang diberikan bersifat negatif karena ada beberapa isi yang mungkin bermanfaat.
Dengan semaraknya iklan REG SPASI saya pun iseng mencobanya. Waktu itu kebetulan saya mendapatkan sms dari salah satu provider yang “katanya paling gede” bahwa ada program kuis yang berhadiah umroh,mobil,dll. Akhirnya saya membalas sms itu untuk mengikuti program kuis by sms tersebut. Tarif yang dikenakan sekali balas adalah 550. Setelah saya membalas sms pertama diberikan pertanyaan dan menjawabnyapun dengan membalas sms trb dan bayar lagi, terus dan hal ini berulang sampe 3 kali balasan sms, dengan rasa penasaran yang sebenarnya masih mengganjal akhirnya saya putuskan untuk tidak melanjutkan mengikuti program tersebut. Dari contoh kasus yang saya alami sendiri ini saja sudah terlihat berapa yang harus dikeluarkan oleh satu konsumen untuk mengikuti program kuis tersebut. Kita hitung saja semisal yang saya lakukan tadi berlangsung sampai 5 kali proses balas smsnya berarti biaya yang sudah dikeluarkan adalah 2200, misalkan program itu diikuti oleh 100 orang sudah berjumlah 220.000.itu kalau cuma 100 kalau 1000/10000???
Intinya dari apa yang saya sampaikan adalah sekali lagi dimohon pemerintah bisa mengatur program-program yang seperti ini karena disini sekali lagi konsumen lah yan akan dirugikan.
PULSA OH PULSA…