Feeds:
Posts
Comments

Lampung

Lampung, provinsi di seberang selat sunda ini bulan kemarin baru saja aku “jajah” :D , yak di tempat kerja yang baru ini saya ditugaskan untuk melakukan survey awal seismik. Nulis yang sekarang ini pn disempat2in soalnya mood buat nulis gak dateng2..huff

Saya berangkat ke sana ketika bulan puasa, sebenernya bisa bayangin klo puasa di lapangan gimana ya??tp bismillah aja deh demi kemaslahatan umat,hiyyyahhh. Dengan naek sriwijaya air dari cengkareng perjalanan di udara sekitar 35 menit (bentar banget yak) dan mendarat di bandara raden intan. Basecamp saya untuk kerjaan saya sekarang ini berada di kabupaten Tulang Bawang di kecamatan menggala daerah Unit 2, dan untuk ke sananya sendiri menggunakan bus antar kota yang ditempuh sekitar 3 jam. Setelah menunggu sebentar di depan bandara buat nyari bus lewat akhirnya dapet yang AC,lumayanlah, ongkosnya 27rb sekitar 3 jam, sebenernya pengen tidur tapi mending dibuat liat2 jalan aja secara saya baru pertama kali ke lampung. Banyak bangunan asli lampung yang masih berdiri tegak, dan juga ada beberapa daerah yang sepertinya merupakan daerah transmigrasi terlihat dari bentuk rumahnya dan jarak antar rumahnya. Setelah sampe di daerah unit 2 langsung naek ojek ke basecamp.

Karena ini pekerjaan pertama saya di perusahaan saya sekarang ini untuk tugas di lapangan,jadi agak grogi juga bareng kerja bersama “senior2″ , daerah survey kali ini di sekitar kabupaten Tulang Bawang, kecamatan Manggala. Sebenernya ada ke kabupaten Lampung Selatan juga sih, tapi sedikit

Gak mengerti saya

Selamat datang di dunia penuh ketidakjelasan, saya disini yang menciptakan ketidakjelasan itu.

Huaaa, udah beberapa bulan ini aku gak nulis di blog ini, di samping sekarang udah dengan lingkungan kerja yang baru, juga masalah utama yaitu susahnya munculin mood buat nulis. Berkali-kali nyoba buat nulis lagi, yang ada malah jadi draft soalnya udah dapat 1-2 kalimat tiba2 ilang lagi. Sebenernya masih banyak banget buat di critain , entah itu cerita tentang backpacker ataupun cerita seharai-hari.

Yah moga2 dengan posting yang sekarang ini bisa munculin lagi mood buat nulis..

Hidup Arema lah pokoknya,,,hahahah gak nyambung ya??

Desa Ngijo

Di sinilah tempat aku dibesarkan, bergaul semasa kecil..banyak kenangan di sana..

View Larger Map

Riau

wokee, niki kulo. Dah lama gak buka blog jadi kangen pengen nulis lagi. Riau merupakan tujuan saya yang terakhir di pulau sumatera, rencananya saya akan mengunjungi Pekanbaru, Siak, dan Mengkapan. Berangkat dari Jambi sekitar pukul 18.00. Karena harus dikejar deadline kerjaan maka saya harus memakai pesawat, tapi apa mau dikata gak dapet tiket pesawatnya, akhirnya diputuskan untuk naek travel. Wah klo travel ke pekanbaru beda banget ma travel dari palembang ke jambi, mobilnya pake kijang kapsul..mantaff. Dan alhamdulillah disaat fisik ini mulai merasakan kelelahan mobilnya tidak terisi penuh, dengan duduk di jok belakang yang kosong sehingga bisa tidur dengan bebas. Seperti kita ketahui bersama jalan penghubung antar provinsi di sumatera kualitasnya kurang bagus, lobang jalan ada di mana-mana, dan ini yang membuat beberapa kendaraan menepi karena rusaknya ban ataupun as kendaraannya. Sebenarnya saya tidak merasakan apapun sih secara dari berangkat jam 6 sore dan nyampe jam 5 pagi saya tidur terus..hehehe.

Setelah dianter sopir travel ke sebuah penginapan dan istirahat sebentar saya harus melakukan survey secepat mungkin. Dari perencanaan saya harus survey di sekitar kota Pekanbaru yaitu di daerah rumbay jaya, survey saya lakukan dengan jalan kaki, itung-itung buat jalan2 juga. Untuk pekanbaru terlihat sekali kota ini minyak banget lah pokoknya, klo masalah ini cari sendiri ya kenapa..Sore sore jalan-jalan ke kantor gubernur Riau (seperti biasa) dan kebetulan waktu itu bertepatan dengan ultah provinsi riau yang ke 50, terlihat beberapa persiapan untuk merayakannya. dan rencananya juga keesokan harinya Pak SBY mo dateng. Untuk biaya hidup dikota ini teritung mahal, klo makan rata-rata habis 20rb, lumayanlah. ini ada beberapa foto2nya.

 

Hamsah FansuriAir mancur depan kantor Gubernur riau

Air mancur depan kantor Gubernur riau

KAntor gubernur Riau

Kantor gubernur Riau

Jambi

Wokee, niki kulo. Akhirnya setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 5 jam saya nyampe juga di ibukota provinsi Jambi, yaitu JAMBI. Perjalanan yang saya tempuh ini memang sangat berat, baru kali ini saya merasa capek.  Saya naek travel jurusan Palembang – Jambi dengan harga 30 ribu rupee, karena terburu-buru dari palembangnya sehingga sayapun memaksakan untuk naek pada mobil yang sudah penuh terisi penumpang. WAAA efeknya sangat buruk sekali ternyata bikin pegel karena saya duduk di depan dengan isi 3 orang termasuk sopir, masalahya adalah sebelah saya “gede badannya” jadi makan tempat..fiuhh. Finally setelah 4 jam di selingin istirahat saya nyampek di kota Jambi. Karena sudah malem jadi saya meminta sopir untuk mencarikan penginapan, dapatlah saya penginapan yang murah dan bagus yaitu Hotel “depannya” shangrilla.hahaha.

Untuk ke Jambi ini rencana ada beberapa kota yang harus saya survey yaitu : Kuala Tungkal, Muaro Jambi, muara tebo, Rumbai Jaya. Jambi merupakan ibukota provinsi Jambi, terletak di
01° 30’ 2.98″ – 01° 7’ 1.07″ Lintang Selatan
103° 40’ 1.67″ – 103° 40 0.23″ Bujur Timur

Untuk hari pertama adalah menuju kota kuala tungkal. Kota ini berada di pinggir pantai, perjalanan sekitar 3 jam dari kota jambi dengan menggunkan travel. Dari perjalanannya sendiri saya berkenalan dengan penduduk setempat, dan beliau bukan asli penduduk melainkan warga transmigran. Kebanyakan penduduk disini merupakan warga transmigrasi dari Pulau Jawa. Di sepanjang jalan terdapat beberapa tambang minyak yang berskala kecil. Setelah 3 jam perjalanan akhirnya saya sampai di terminal Kuala tungkal dan dilanjutkan dengan naek ojek ke pelabuhan dulu buat survey yang kemudian dilanjutkan dengan keliling2 kota ini. Dalam kota ini perdagangan mendominasi dari mata pencharian penduduk setempat selain sebagai nelayan. Dan barang dagangannya adalah barang barang bekas yang didapat dari Singapura. Ada hal yang membuat saya sedih adalah ketinggalan barang yang sangat penting di kota ini huhhhhh…Berikut beberapa foto dari Kuala tungkal

Setelah satu hari berada di Kuala Tungkal keesokan harinya saya kembalike kota Jambi. Karena pekerjaan dah selesai jadinya dilanjutkan dengan jalan-jalan dan pastinya foto foto juga.hehehe. Klo boleh disimpulkan kota Jambi yang merupakan Ibukota provinsi Jambi masih tergolong kota yang kecil ya karena beberapa fasilitas masih sulit untuk didapatkan, seperti internet dll.Ngomongin masalah makanan ada beberapa makanan khas yang saya lupa namanya lupa juga bentuknya tapi masih inget rasanya koq.hehehe. Dan disana banyak sekali ditemukan minuman yang sangat segerrr dan manis yaitu Es Tebu…mantaff. Jambi juga mempunyai batik sendiri, sayangnya saya tidak sempat untuk membeli batiknya secara saya sangat suka dengan namanya batik (hidup prodhuk-prodhuk Indonesia..Merdeka!!!!). Berikut ini beberapa foto dari keliling-keliling kotanya..Selamat menikmati..halahhh

Ok ni postingan tentang jambi, next post mo cerita tentang Kota Pekanbaru,Siak, Mengkapan..

Keep travelliing Rek,,

Palembang

Wokee,niki kulo. Setelah berlayar dari muntok (Bangka) untuk menuju ke kota PemPalembang. Perjalanan yang saya lakukan menggunakan kapal cepat express bahari dengan waktu kurang lebih 4 jam. Kesan pertama setelah melihat kota palembang ini adalah wowww. Baru pertama kali ini saya mengunjungi Pulau Sumatera, dan setelah ada kesempaan itu disambut oleh kemegahan jembatan Ampera. Setelah mendarat di Pelabuhan Bombaroo palembang saya harus melakukan tugas saya untuk survey pelabuhan ini. Setelah survey selesai saya laksanakan mulailah saya harus mengeksplor kota ini, sayang sekali saya tidak bisa menginap di kota ini karean jam 4 sore harus melanjutkan ke tujuan selanjutnya yaitu jambi. jadilah saya serba terburu buru untuk jalan-jalannya. Karena saya dateng dah jam 11, kegiatan pertama yang saya lakukan adalah mencari pem-pek, jalan sana sini gak ngliat orang jualan, jadilah saya harus ke resto yang gede terpaksa ya mo gimana lagi. Ternyata maknyus pemirsa pempeknya, seperti asli dari palembang..Ya emang hahahaha.

Setelah melakukan ritual peresmian datang ke Palembang barulah dilajutkan dengan jalan-jalan. Ritual selanjutnya adalah melewati jembatan Ampera..gak afdhol saranya klo blum melewati jembantan ini. NICE mantap kota ini emang. Pembangunan dah ada disana-sini, berkembang sangat pesat tapi panasnya minta ampun. Mungkin kota ini bisa berkembang karena disini terdapat galian mineral (minyak) sepanjang sungai di palembangNi ada beberapa foto dari perjalanan saya ke Kota Palembang.

pempek asli palembang

pempek asli palembang

Palembang here i come

Palembang here I come

Jembatan Ampera

Jembatan Ampera

Sayangnya saya tidak sempat untuk foto2 jembatan ampera, ni saya ambil dari salah satu blog orang,klik gambarnya itu ada linknya

Ok mungkin segini aja yang bisa saya ceritakan tentang mybackpacker di Palembang, next post mo cerita tentang JAMBI

Keep travelling rek…

VISITORS

free counters

BANGKA-BELITUNG

Wokeee, niki kulo. Cerita berlanjut ke Kalimantan Barat. Tapi karena ada beribu (halaaahhh) request : )) maka sebaiknya dilanjutkan saja dengan cerita setiap daerahnya aja yee.Karena ada beberapa permintaan juga maka akan saya tampilkan juga foto-foto narsisnye.

1.BANGKA BELITUNG

Akhir-akhir ini mungkin pulau belitung mulai banyak dikenal orang, ya inilah mungkin dari tenarnya film laskar pelangi. Sebuah film yang menceritakan kisah nyata sekelompok anak di pinggiran pulau belitung. Perjalanan backpacker yang saya lakukan dari perencanaann proyek sendiri adalah ke kota Pangkal Pinang, Ibukota provinsi Bangka Belitung. Pangkal pinang sendiri berada di pulau bangka. Karena antar pulau nih dengan sangat terpaksa saya harus naek pesawat, ya terpaksanya sendiri karena sejujurnya saya takut naek pesawat(hahaha). Dan ini pengalaman pertama juga. Perjalanan dari bandara soekarno hatta ke bandara Depati Amir sekitar 50 menit. Its my first flight!!!!. Di pulau bangka saya mengunjungi beberapa kota, setelah mendarat di pangkal pinang saya langsung melanjutkan ke kota toboali.(4 jam) menggunakan kendaraan roda empat. Kota toboali merupakan wilayah pemekaran yang sebelumnya hanyalah berupa kecamatan. Ini ada beberapa foto perjalanan ke toboalinya dan juga di pelabuhan toboalinya

Pantai di bangkadscn0048dscn00581

Toboali kota yang kecil,(seukuran kecamatan asalku) yang saat ini mulai membangun beberapa infrastruktur. Seperti diketahui pulau bangka terkenal akan tambang timah, dua perusahaan yang besar dalam pertambangan timah adalah PT TIMAH (persero) dan KOBATIN. Di jalan jalan di pulau tersebut didominasi oleh akitifitas pertambangan timah, tapi sayangnya manfaat pertambangan tersebut belum terlihat bagi masyarakat sekitar. Keadaan perekonomian penduduk sekiar terlihat masih blum begitu baik.

Setelah dari toboali perjalanan dilakukan kembali ke kota Pangkal Pinang, karena hari sudah sore jadi diputuskan untuk menginap dulu sebelum melanjutkan perjalanan. Kebetulan teman seangkatan kuliah saya adalah orang pangkal pinang, sambil menyelam minum susu jadi saya putuskan untuk nginap di rumah teman saya itu (lumayan penghematan sekaligus silaturahmi : ), makasih ya Ay ). Mayoritas penduduk di pangkal pinang merupakan keturunan Melayu dan juga tionghoa. Yang saya kagumi dari daerah ini adalah menyampurnya kebudayaan setempat dengan kebudayaan tionghoa. Kegiatan sehari-harinya berjalan dengan harmonisasi kedua kebudayaan. Ketika lebaran datang keturunan tionghoa ikut merayakannya, begitu pula waktu tahun baru imlek..nice…Perkembangan kota ini boleh dibilang pesat, mungkin setelah Bangka Belitung berubah menjadi provinsi dan kota ini berubah menjadi ibukota provinsi

Kantor Walikota ni
Kantor Walikota ni
Iseng motretin pegawai walikota..ceessee
Iseng motretin pegawai walikota..ceessee

Setelah dari pangkal pinang perjalanan dilanjutkan ke kota sungai liat. Kota kecil disebelah utara pangkal pinang. Nothing special sih tapi katanya ni kota tempat kelahiran mantanku Sandra Dewi (hahaha). Perjalanan dari pangkal pinang menggunakan mobil Elf sekitar 1 jam. Waduh yang sebenarnya menarik ya karena dalam mobil itu minta ampun penuhnya, huh 1 jam yang melelahkan.

Keesokan harinya perjalanan dilakukan ke Pulau Belitung, pulau diseberang pulau bangka. Untuk sampai kesana menggunakan kapal cepat, onkos naeknya klo yang VIP 200 ribu, yang ekonomi 100 ribu. klo saya naek yang VIP boo. ; ) .Kapal mendarat di pelabuhan Tanjung Pandan, nama ini sekaligus nama kotanya. Tanjung Pandan merupakan ibukota dari kabupaten Belitung. Karena saya harus survey ke Tanjung rhu saya harus menginap di kota ini semalam. Dan dari kota ini saya baru menyadari kenapa koq banyak yang dagang martabak ya??? setelah lemotnya ilang “ya iyalah martabak kan dari bangka kebanyakan”hahaha aku baru nyadar. Keesokan harinya perjalanan dilanjutkan ke daerah tanjung rhu, perjalanan menggunakan ojek sekitar 1,5 jam. Di tempat ini merupakan pelabuhan tempat bersandarnya kapal yang akan pergi membawa penumpang atau barang menuju ke pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Ini foto2nya lagi

Patung perjuangan di Tanjung Pandan

Patung perjuangan di Tanjung Pandan

Foto Tanjung Rhu (tapi ketutup, hehe)

Foto Tanjung Rhu (tapi ketutup, hehe)

Pantai di Tanjung Rhu

Pantai di Tanjung Rhu

Setelah 2 hari berada di Pulau Belitung, balik lagi ke Pulau Bangka karena masih ada satu kota lagi yang harus disurvey. Pada waktu sampe di pangkal pinang lagi saya memutuskan untuk menginap di rumah teman saya itu (gmg2 adik temen saya cakep juga,hehehe). Keesokannya saya melanjutkan perjalanan ke kota Muntok, ujung barat dari pulau bangka. Menggunakan travel ditempuh selama 3 jam.

Muntok merupakan salah satu kota di pulau bangka, tepatnya di sebelah barat pulau. Dikota ini terdapat satu pelabuhan yang menjadi pintu keluar masuk masyarakat dari atau ke Pulau Sumatera. Dari sekilas melihat di pinggir pinggir jalan terdapat lumayan banyak bangunan bekas Belanda. Hal ini menandakan dulu banyak sekali para penjajah tinggal di kota ini. Mungkin juga karena dulu Pulau Bangka sebagai penghasil timah. Saya mendapatkan beberapa foto bagus di kota ini.

Muntok terlihat dari jauh...

Muntok terlihat dari jauh...

Mercusuar di Montok

Mercusuar di Montok

Kapal Cepat Muntok Palembang

Kapal Cepat Muntok Palembang

Untuk perjalanan selanjutnya akan bercerita tentang kota kota di sumatera…berangkat dolo ke bumi sriwijaya…keep travelling..

Duh Arema ku gak lolos copa :( (

My Backpacker

Ceritain tentang backpacker mungkin sesuatu yang sangat menarik (bagi saya). Mulai dari asal mula adanya kegiatan backpacker ini gak sengaja juga karena dapat kerjaan survey. Kerja surveynya sendiri berjudul Survey Potensi pelabuhan Penyeberangan di Indonesia bagian Barat..hehe, dari judulnya aja dah ada Indonesia Bagian Barat,yang berarti semua bagian indonesia bagian barat : ). Kegiatan survey ini untuk melihat daerah di indonesia bagian barat yang memiliki potensi untuk dibangun pelabuhan penyeberangan antar pulau.

Dari perencanaan proyek tempat yang harus saya survey berjumlah 31 pelabuhan yang tersebar di indonesia bagian barat. Tapi yang bener-bener menjadi tantangan adalah saya harus melakukan perjalanan survey itu sendiri, waduh orang saya naek pesawat aja blum pernah sebelumnya,hehehe. kota2 yang saya kunjungi yaitu :

BABEL

1. Pulau bangka belitung :pangkal pinang, toboali,tanjung pandan,muntok

Perjalanan pertama kali mendarat di pangkal pinang ( my first flight )hahaha,deg2an minta ampun setelah itu ke toboali-tanjungpandan-tanjungrhu-tanjungpandan-pangkalpinang-muntok. Babel di sana sini banyak pertambangan timah, di sana ada PT TIMAH, KOBATIN,

2. Pulau Sumatera : Palembang, Jambi, Kuala tungkal, muaro jambi, sumateraPekanbaru, Siak, Mengkapan

Setelah dari pulau bangka dilanjutkan ke pulau sumatera, kota pertama adalah palembang,dilakukan dengan menggunakan kapal cepat (4jam). dan setelah itu ke kota2 disumatera pada jalur darat.Palembang-Jambi_muaro Jambi-Kualatungkal-Jambi-Pekanbaru-Siak-Mengkapan.Ini merupakan rute darat pada perjalanan di pulau sumatera. dan setelah dari pulau sumatera perjalanan dilakukan ke pulau tebing tinggi.

bengkalis3. Pulau Tebing Tinggi-Pulau Bengkalis

Pulau tebing tinggi ini merupakan bagian dari kabupaten bengkalis, pusat aktifitas di pulau ini adalah selat panjang-setelah dari selat panjang perjalanan dilakukan dengan kapal cepat menuju pulau bengkalis. Di tempat ini memiliki pelabuhan yang bagus, bersih dan indaH (HALAAHHH). setelah datang diputuskan untuk mengianp sehari karena hari udah sore, keesokan rencana langsung ke BATAAAMMMMM

4.BATAM-BINTAN

batam Di batam ku berlabuh di pelabuhan sekupang :) dikota ini aku aku berebalanja, dan dikota ini aku meliha singapore,hehehe. setelah ke singapore  eeehhh batam dink, perjalanan dilanjutkan ke tanjung uban (Bintan) dan dilanjutkan lagi ke ibukota Kepri yaitu Tanjung Pinang, kota yang cukup berkembang pesat secara jadi ibukota provinsi. Disini saya tertahan 5 hari karena saya harus menunggu pesawat ke natuna, jadwalnya 5 hari sekali,ngendon disitu akhirnya jalan-jalan juga ke pulau penyengat. Setelah dari Batam perjalanan dilanjutkan ke Pulau Natuna Besar

5. NATUNA

natuna

Naek pesawat foker 50 yoo, yang pake baling2. udah waktu itu masih jamannya banyak pesawat jatuh, di pesawat jadi gak tenang. Alhamdulillah perjalanan selam 1,20 menit nyampai di ibukota natuna yaitu kota Ranai ( Rantau Nan Indah) disitu tertulisnya. Setelah di ranai perjalanan dilakukan ke pelabuhan selat lampa, disitu menunggu kapal laut untuk tujuan pontianak.

UNtuk yang di kalbar nyambung dulu ya ceritanya…masih ada ke kepulauna seribu..keep travelling:)

kalbar

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.